Banyak diantara Anda yang telah mengetahui apa itu SEO. Namun, apakah mereka telah memanfaatkan teknik SEO secara berurutan? Hal sepele seperti ini yang jarang diperhatikan banyak orang.
Umumnya, teknik SEO dibagi menjadi beberapa tahap yang apabila dilakukan secara berurutan maka akan mendapatkan hasil yang lebih baik dari orang kebanyakan.
Mau tahu urutan-urutan SEO yang biasa dilakukan oleh para SEO master?
1. Belilah domain yang menjadi branding situs Anda
Usahakan juga mengandung kata-kata yang paling banyak dicari orang di Search Engine. Sebagai contoh: apabila Anda membuat suatu situs yang menawarkan furnitur, maka janganlah menggunakan domain www.sepatubagus.com sebagai pilihan Anda. Cobalah sebuah domain yang memiliki keterkaitan dengan tema situs Anda seperti www.bestfurniture.com sebagai salah satu pilihan. Ternyata hal ini juga sangat membantu Anda mendapatkan posisi tinggi pada Search Engine. Meski kadang ada juga situs yang memiliki domain yang tidak sesuai dengan isinya. Tapi, sangat disarankan domain yang Anda pilih memiliki keterkaitan dengan tema yang Anda angkat pada situs Anda, agar crawler yang memeriksa situs Anda memberikan nilai tambah kepada situs Anda.
2. Gunakan keyword dengan bijak pada bagian-bagian title tag pada situs Anda
Mengapa saya katakan dengan bijak? Karena, pada dasarnya situs Anda dibuat untuk para pengunjung, bukan untuk Search Engine. Jadi, gunakan title yang nyaman dibaca para pengunjung Anda dan juga Anda dapat menyisipkan keyword yang banyak dicari orang pada Search Engine agar dapat menambahkan nilai plus situs Anda dimata Search Engine.Usahakan keyword ditempatkan tidak terlalu banyak pada bagian ini (masih banyak cara untuk menempatkan keyword di situs Anda) karena jika terlalu banyak keyword, akan menyebabkan robot dari Search Engine akan menandai situs Anda sebagai “keyword stuffing”. Namun, jagan juga terlalu sedikit. Nanti yang ada, situs Anda juga terlalu sedikit diberikan nilai plus oleh Search Engine. Nah, disinilah gunanya kata bijak yang telah saya sebutkan tadi.
3. Manfaatkan meta tag dengan sebaik-baiknya
Pada tahapan sebelumnya, saya pernah menyinggung bahwa masih ada cara lain dalam menyisipkan keyword Anda pada situs yang Anda kelola. Menyisipkannya pada meta tag adalah salah satu jawabannya. Biasanya, para pakar SEO menggunakan meta tag description dan keyword dalam menyisipkan keyword mereka. Memang beberapa Search Engine seperti Northern Light dan Google tidak menggunakan meta tag sebagai bagian penilaian mereka, namun masih banyak Search engine lain yang menggunakan teknik ini dalam memberikan penilaian pada situs Anda. Jadi, tidak ada salahnya untuk digunakan kan?
4. Gunakan juga content situs Anda sebagai media penyisipan keyword
Pada teknik yang satu ini, ada beberapa yang mesti Anda perhatikan, diantaranya keyword density/ tingkat kerapatan keyword. Pasti Anda bertanya-tanya mengapa kan? Kalau tidak, mulailah bertanya dari sekarang agar saya dapat melanjutkan artikel ini (maksa) :p
hehe… Anda lanjutkan saja topik meski saya tahu masih ada para pembaca yang belum bertanya
tingkat kerapatan keyword pada content Anda SANGATLAH diperhatikan oleh Search Engine. Jangkauan yang masih diperhitungkan oleh Search Engine adalah antara 3% s.d. 6%. jadi, berhati-hatilah apabila situs Anda memiliki tingkat kerapatan keyword yang melebihi angka itu (akan membuat situs Anda dianggap “keyword stuffing”) ataupun jangan dibawah angka tersebut (membuat situs Anda tidak diprioritaskan Search Engine dalam halaman depan). Untuk mengetahui tingkat kerapatan situs Anda, dapat menggunakan Keyword Density Tool yang bertebaran secara gratis di dunia maya
(asyik)
5. Kurangi penggunaan video dan animasi yang tidak diperlukan
Meskipun situs yang menggunakan hal diatas membuat pengunjung lebih merasa nyaman, namun Search Engine tidak dapat mengetahui keyword-keyword yang disisipkan pada media tersebut. Jadi, sebanyak apapun kata yang ada pada media tersebut, akan terbuang sia-sia dimata Search Engine. Lagipula, situs yang menggunakan teknologi seperti diatas akan memiliki kecenderungan lebih lambat ditampilkan pada browser yang akan menyebabkan pengunjung menunggu melebihi waktu standar. Hal tersebut juga tentunya akan mengakibatkan pengunjung akan mengunjungi situs lain yang lebih cepat bukan? Oleh karena itu, video dan animasi yang ditampilkan haruslah dapat menunjang performa situs, bukan menggangu performa situs yang menyebabkan pengunjung akan meninggalkan situs Anda dan tidak akan pernah kembali lagi.
6. Manfaatkan alt tags pada img tags
mengapa saya tidak menyebutkan penggunaan gambar pada tahapan ke-5?
karena ada jurus jitu dalam mengakali penggunaan gambar agar Anda dapat menyisipkan keyword
(cihuy) Ada yang tahu? Alt tags? Ya iyalah, dari judulnya juga sudah dapat disimpulkan :p
pemanfaatan alt tags ternyata sangat berperan juga dalam menentukan posisi Anda pada SERP. Karena saya pernah menemukan situs yang memiliki sedikit backlink, namun menempati halaman pertama pada google. Setelah saya teliti, ternyata situs tersebut mengoptimalkan teknik alt tags
jadi, jangan lupa menyisipkan kode alt tags yang berisi keyword pada tiap gambar pada situs Anda yah?
7. Buat Backlink yang bermutu
loh kok backlink bermutu? Karena, Search Engine sekelas Google menggunakan sistem penilaian seperti itu. Google akan memberikan nilai lebih apabila ada backlink yang bermutu seperti dari Yahoo! Yang me-link ke situs Anda daripada backlink dari situs yang tidak berkualitas.
Jadi, teliti dulu situs yang akan Anda jadikan rekan backlink. Jangan sampai Anda mengerjakan sesuatu hal yang percuma. Lebih baik 10 link dari situs ternama daripada 100 dari situs yang kurang bermutu. Jangan lupa untuk bertukar link dengan situs yang memiliki kesamaan tema agar link Anda tidak salah tempat.
8. Submit situs Anda pada Search Engine, Directory, dan Social bookmark
Cara ini juga tidak kalah pentingnya dalam meningkatkan penilaian Search Engine pada situs Anda. Submitlah situs Anda pada banyak Search Engine (seperti Google), Directory (seperti Open Directory Project), Social Bookmark (seperti technorati)
jangan lupa untuk mengecek keyword-keyword yang Anda gunakan memiliki nilai KEI yang tinggi atau tidak pada tools yang (lagi-lagi) gratisan di internet
(I’m lovin’ it)
cara-cara diatas diurutkan agar Anda dapat menjalankannya dengan lebih tertata dan lebih terarah. Bukan sebagai suatu keharusan untuk menerapkan teknik diatas secara berurutan. Namun disarankan agar teknik-teknik tersebut dilakukan secara berkesinambungan agar posisi situs Anda pada Search Engine semakin mantap. Lebih bagus lagi apabila Anda juga menggunakan teknik-teknik yang sedang digunakan pada saat ini, mengingat teknik SEO bergerak seiring dengan perubahan pada Search Engine.
Apakah artikel ini bermanfaat bagi Anda?