10
May

Google Sandbox dan Aging Delay

Membuat situs yang baru agar dapat terdaftar dalam Google ternyata tidaklah segampang yang kita pikirkan. Bayangkan saja, selain Anda harus melakukan optimisasi situs kita agar mudah dikunjungi oleh crawler dari Google, situs baru yang tiba-tiba mendapatkan posisi bagus juga akan “dipenjara” oleh Google dalam waktu beberapa bulan. Semua itu dikarenakan antisipasi Google terhadap penggunaan teknik Black Hat SEO. Tentunya Google tidak akan mau “kehilangan muka” didepan pengunjung dengan menampilkan hasil yang tidak relevan, bukan? :) oleh karena itu, Google memasukkan situs baru ke dalam sistem yang dinamakan Google Sandbox.

Istilah yang digunakan Search Engine lain adalah Aging Delay. Secara logis, kita lebih dapat memahami arti dari Aging Delay daripada Google Sandbox itu sendiri. Yupz, situs Anda akan ‘dipenjara’ hingga Google merasa situs Anda sudah layak untuk dimasukkan kedalam daftar SERP mereka dan Anda tidak menggunakan teknik optimisasi yang dinamakan Black Hat SEO. Biasanya situs Anda akan dikurung dalam waktu 6-8 bulan, tetapi tidak menutup kemungkinan kurang dari 6 bulan ataupun lebih dari 8 bulan. Pada saat situs kita ada dalam Sandbox, situs kita akan dimonitor selalu oleh Google, apabila situs kita menggunakan Black Hat SEO, maka situs kita akan di black list oleh Google dan jangan pernah Anda berharap situs Anda akan dilirik lagi oleh Search Engine yang satu ini. Hal diatas dapat sangat merugikan apabila situs yang Anda buat adalah situs yang mendatangkan uang. Bayangkan potensi pendapatan Anda yang akan menurun selama situs Anda berada dalam kurungan Google Sandbox.. :( pasti sangat tidak menyenangkan, bukan? Nah, saya memiliki beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk menghindari Google Sandbox, yaitu:

  • Lakukan Link Building secara pelan tapi pasti

kenapa hal ini perlu dilakukan? karena, apabila Anda menebar link terlalu berlebihan dalam satu waktu, Google akan mencatatnya sebagai ketidakberesan. Bayangkan saja, situs yang baru muncul tiba-tiba memiliki 1000 lebih backlink dalam satu hari! Google akan mendeteksi bahwa Anda melakukan SPAMMING dan ini tidak dapat ditolerir oleh Google. Oleh karena itu, cobalah buat 10-20 backlink per hari. Daripada banyak backlink tapi tidak muncul di SERP Google, betul tidak? :) nyantai aja,

  • Hindari menggunakan domain yang baru

Salah satu ukuran umur situs kita adalah menggunakan umur domain. jadi, usahakan gunakan domain yang sudah aktif beberapa bulan sebelumnya. ataupun Anda dapat membeli domain yang diparkir oleh pemiliknya dan memiliki Link Popularity yang sudah mumpuni :) kalau begitu sih tugas Anda akan sedikit terbantu Intinya, kunci utama dalam menghindari Google Sandbox adalah jangan terlalu cepat dalam melakukan teknik-teknik SEO agar tidak dianggap menggunakan teknik hitam. Ada yang berpendapat lain? :)


19
Apr

Keyword Density Membuat SEO Makin Efektif

Ada 2 Penilaian yang berhubungan dengan Keyword dalam dunia SEO, yaitu Keyword Density dan Keyword Evectiveness Index (KEI). Saat ini, mari kita bahas dahulu tentang Keyword Density. Keyword Density menghitung frekuensi kemunculan sebuah kata kunci yang ada pada sebuah halaman, rumusnya adalah, jumlah kata dalam 1 halaman dibagi jumlah keyword. Jadi apabila ada 1000 kata dalam satu halaman, dan terdapat keyword yang terkandung sebanyak 25 maka persentase Keyword Densitynya adalah 2,5%.

Tidak ada yang tahu pasti persentase Keyword Density yang paling tepat untuk sebuah halaman kecuali Search Engine. Hal inilah yang menyebabkan banyak praktisi SEO yang memiliki pendapat berbeda. Namun kebanyakan dari mereka berkutat di angka 3% s.d. 6%. usahakan keyword density pada situs Anda jangan melebihi batas itu. Karena, apabila situs Anda melebihi batas dari angka normal (yang pada dasarnya kita tidak tahu pasti nilainya) maka situs Anda akan dianggap melakukan tindakan yang sering disebut “keyword stuffing” yang dapat berdampak pada menjadi buruknya ranking situs Anda, bahkan dikeluarkan oleh Search Engine dari databasenya. Namun, apabila keyword Anda terlalu sedikit, Search Engine akan menilai situs Anda kurang relevan dengan keyword yang dimaksud.

Jadi, jangan sampai situs Anda dianggap melakukan “keyword stuffing” ataupun “kurang relevan” oleh Search Engine dengan bertumpu pada persentase yang telah diberikan tadi. Lakukanlah pengecekan persentase Keyword Density situs Anda pada tools yang tersedia secara gratis :) pada internet sehingga Anda dapat memantau selalu tingkat kerapatan keyword pada situs Anda. Apabila komposisi ini dapat terjaga, saya yakin teknik SEO Anda akan makin efektif dan ampuh. :)

Apakah artikel ini bermanfaat bagi Anda?

19
Apr

3 Langkah Google Melakukan Pencarian

Google dalam melakukan pencarian akan melakukan 3 langkah yang Anda kenal dengan istilah CIS (Crawling, Indexing, Serving). Saya akan menjelaskan secara lebih detail tentang ketiga langkah tersebut.

Crawling

Crawling adalah sebuah proses dimana Googlebot menemukan situs baru atau situs yang telah diupdate dan ditambahkan pada indeks Google.

Google menggunakan seperangkat besar komputer dalam melakukan crawling terhadap milyaran halaman situs. Program yang dibuat untuk melakukan tugas ini disebut Googlebot ( kadang ada yang menyebutnya robot, bot atau spider). Saat Googlebot mengunjungi sebuah situs, Googlebot akan mengunjungi setiap link yang terdapat pada situs tersebut (hal ini akan berhubungan dengan sitemap-topik yang akan saya bahas pada kesempatan yang lain) dan menempatkan tiap halaman pada daftar halaman yang akan di-Crawl. Menambahkan situs baru, mengganti situs yang terdahulu dan broken link akan dicatat pada langkah ini.

Google tidak menerima pembayaran untuk melakukan Crawling situs, dan Google secara profesional akan memisahkan hasil pencarian dengan iklan yang ada pada AdWord.

Indexing

Googlebot akan memproses setiap halaman yang telah di Crawl untuk disusun menjadi satu indeks yang sangat besar menurut kata kunci yang ditemukannya dan berdasarkan lokasi dari tiap halaman. Sebagai tambahan, Google memproses informasi kata kunci yang terkandung pada meta tags, title tags, dan atribut ALT yang terdapat pada img tags. Googlebot dapat memproses banyak, tapi tidak semua, jenis content. Sebagai contoh, Google tidak dapat memproses file media (*.flv,*.mp3,*.ogg dan lainnya) dan juga halaman dinamis (menggunakan bahasa pemrograman php,asp,java dan lainnya). Jadi, kata kunci pada media tersebut tidak dapat di proses oleh Google.

Serving

ketika user memasukkan kata kunci, mesin Google akan mencari halaman yang tepat pada databasenya sesuai dengan permintaan user dan akan menyajikan hasil yang paling relevan kepada user. Tingkat relevansi ini ditentukan oleh lebih dari 200 faktor, yang salah satunya adalah PageRank. PageRank adalah alat ukur seberapa baik halaman website Anda dengan berdasarkan pada link dari situs lain. Mudahnya, setiap link dari situs lain yang terhubung pada halaman situs Anda akan menambah PageRank situs Anda. Tidak semua link bernilai sama, Google sampai sekarang masih bekerja keras untuk memperbaiki penilaiannya dengan cara mengidentifikasi link spam dan tindakan negatif lain yang berdampak pada hasil pencarian. Jenis link yang paling baik adalah yang memeberikan link berdasarkan kualitas dari situs Anda.

Hmmm,, kalau begitu, apakah  Anda telah memudahkan Search Engine dalam melakukan tugas-tugasnya diatas?