21
Jul

Dari mana Datangnya SPAM?

SPAM, sebuah kata yang sangat populer seiring dengan perkembangan internet. Definisi Spam? Spam sendiri memiliki banyak sekali definisi yang dapat menjelaskannya sesuai dengan objek yang ditungganginya.

Dari mana datangnya Spam?

  • Blog yang Sangat Populer

Blog yang sangat populer menjadi pilihan utama para spammer untuk melakukan tindakannya. Percaya atau tidak, dari 15 komentar yang didapat oleh admin situs tersebut, hanya 1 komentar yang bukan berupa spam.

Blog spammer terbagi dalam 2 kategori.

Grup pertama adalah spammer yang mengunjungi setiap situs target namun tidak membaca isi dari situs tersebut melainkan langsung memberikan pesan umum seperti terimakasih dan lainnya.

Grup kedua menggunakan skrip yang terotomatisasi dalam memberikan komentar spamnya.

  • Directory Submission Spam

Melakukan submit ke situs direktori adalah salah satu hal yang menjadi andalan para pemula dalam mengaplikasikan SEO. Mereka berharap akan mendapatkan traffic dan meningkatkan penjualan. Namun, situs yang menjadi target mereka tidaklah jarang berupa situs dengan kualitas rendah yang tidak aktif dalam menyeleksi situs yang tersubmit. Hal ini berdampak pada menurunnya performa situs mereka yang turun peringkat di mesin pencari.

  • Article Submission Spam

Biasanya yang dilakukan para spammer adalah, copy paste artikel yang menurut mereka bagus, lalu mereka tambahkan beberapa baris dan disebarkan melalui situs article directory. Tentunya situs yang kurang berkualitas akan dengan senang hati menerimanya. Sedangkan situs yang memiliki kualitas tinggi dalam hal legalitas akan langsung menolak situs mereka

  • Keyword Stuffing Spam

Ada kesalahan persepsi dalam menyisipkan keyword pada content yang dilakukan banyak orang. Kadang, keyword spesifik yang mereka masukkan terlampau banyak hingga disebut keyword stuffing. Hal tersebut ternyata bisa menyebabkan situs Anda di-banned oleh mesin pencari. ya, mesin pencari tidak akan kompromi tentang hal ini. Jadi, janganlah terlalu rakus dalam menyisipkan keyword spesifik yang Anda gunakan.

Dari beberapa referensi diatas, dapat saya simpulkan bahwa spam adalah suatu tindakan curang agar situs spammer dapat dikunjungi/berada pada peringkat top 10 pada mesin pencari dengan keyword tertentu. Ada yang berpendapat lain? :)

02
May

Web Directory dan SEO

Web Directory adalah sebuah alat dalam mengelompokan berbagai situs yang ada di internet yang sesuai dengan kategori yang paling tepat dengan situs Anda. Tahukah Anda? Meskipun Search Engine lebih sering kita dengar daripada Web Directory, ternyata Web Directory lebih dulu hadir dalam membantu peselancar internet dalam menelusuri dunia yang maya ini. Ada 2 hal mendasar yang membedakan Web Directory dengan Search Engine, yaitu:

  1. Web Directory tidak memiliki crawler/spider/robot/bot. Jadi, Anda harus mendaftarkan situs Anda secara manual. Sedikit menyulitkan sih, tetapi bila situs kita sudah terindeks maka kita tidak perlu melakukan submit ulang karena biasanya situs yang terdaftar dalam Web Directory akan bertahan lama :) Jadi, ga masalah kan?
  2. Indexing dilakukan oleh manusia. Mungkin sedikit merepotkan, tetapi situs kita akan dikategorikan sesuai dengan kategori situs yang paling tepat tanpa adanya kesalahan, karena yang melakukan indexing adalah manusia. Namun, hal ini dapat berdampak informasi yang ada di Web Directory menjadi kadaluarsa karena tidak ada manusia yang melakukan checking secara intensif terhadap suatu situs, tetapi Search Engine menambal kekurangan ini dengan memberikan data tentang situs yang sudah tidak eksis lagi :) satu hal lagi yang menjadi ganjalan, situs kita akan lama diindeks oleh Web Directory karena jumlah situs yang masuk berlipat-lipat lebih banyak daripada orang yang bertugas mengindeks :( jadi ya mesti sabar

Dengan Web Directory juga Anda dapat meningkatkan link popularity situs Anda dan meningkatkan kemungkinan kunjungan spider dari Search Engine ke situs Anda :) Apakah Anda sudah pernah mendaftarkan situs Anda pada Web Directory?

30
Apr

Reciprocal Link dan Non-reciprocal Link

Kedua teknik yang disebutkan diatas adalah cara-cara yang dilakukan saat Anda menjalankan aksi link building dalam mempromosikan situs Anda. Pada halaman ini, saya akan mencoba menjelaskan tentang reciprocal dan non-reciprocal link.

Pada dasarnya perbedaan antara reciprocal link dan non-reciprocal link terdapat pada timbal balik yang terdapat pada kedua link.

Reciprocal link adalah sebuah cara dimana kita bertukar link (link exchange) dengan situs lain (link dua arah). Jadi, selain link Anda yang ditampilkan oleh situs orang lain, Anda juga diharuskan mencantumkan link situs yang bersangkutan pada situs kita juga (Hmm,, semacam simbiosis mutualisme gitu deh) Namun cara ini menjadi kurang diperhitungkan oleh Search Engine karena mereka mulai mencium ketidakberesan. ternyata metode ini memunculkan adanya link trade. jadi, cara yang dahulu menjadi primadona dalam dunia link building ini pun menjadi cacat dimata Search Engine.

Non-Reciprocal link adalah suatu cara link building yang menerapkan link satu arah. Situs lain akan membuat link yang menuju situs Anda tanpa Anda harus mencantumkan link situs tersebut dalam situs Anda. Dengan cara ini, Search Engine menginginkan link yang dibuat menjadi lebih objektif terhadap kualitas dari situs. Namun, hal ini menjadikan bisnis jual beli one way link menjamur di internet. Mungkin Search Engine harus bekerja keras lagi untuk menentukan link popularity sebuah situs :) satu hal yang pasti, Anda haruslah berhati-hati dalam menebar link situs Anda dalam belantara maya. Menurut saya, lebih baik menjaga kualitas konten daripada menggunakan Reciprocal link yang berlebihan yang menyebabkan situs Anda dianggap melakukan link farm. Kalau kontennya saja sudah bagus, pasti banyak yang merekomendasikannya bukan? :)

26
Apr

Bermacam Aliran SEO

Aliran SEO pada dasarnya ada 3 macam, yaitu disebut White Hat SEO, Black Hat SEO, dan Grey Hat SEO. Ketiga macam airan tersebutlah yang banyak menjadi perhatian dalam dunia per-SEO-an. Meski kadang masih saja ada beberapa orang/kelompok yang memasukkan warna lain dalam mendefinisikan aliran yang mereka gunakan (ada Green Hat SEO, Blue Hat SEO, Pink Hat SEO) tetapi itu hanya pengembangan istilah dari mereka saja :) (ada-ada aja yah?) Disini saya akan mencoba membahas tentang 3 aliran dasar SEO secara lebih mendalam lagi.

1. White Hat SEO

White Hat SEO adalah sebuah aliran yang menggunakan teknik-teknik yang sangat bersih alias mengikuti saran Search Engine dalam melakukan optimisasi. Aliran ini memiliki tingkat resiko 0 % atau dalam bahasa lainnya, situs yang menggunakan teknik White Hat tidak akan mengalami hukuman pinalti ataupun di-Black list oleh Search Engine. Para White Hatters melakukan optimasi onpage dan offpage yang benar dan tercantum dalam ToS Search Engine. Namun seperti yang kita tahu, sesuatu yang benar pasti membutuhkan waktu. Nah, teknik ini tergolong membutuhkan waktu yang lebih laaaaama daripada kedua topi yang lainnya. Tapi, waktu yang lama itu sebanding dengan kepercayaan Search Engine terhadap situs Anda :)

2. Black Hat SEO

Aliran ini adalah aliran yang sangat dimusuhi oleh Search Engine. Meskipun situs kita akan memiliki peringkat yang baik pada Search Engine, tetapi resiko terdepak dalam jajaran daftar pencarian Search Engine pun SANGATLAH BESAR. Black Hat SEO menggunakan teknik-teknik yang ‘mengelabui’ crawler. Biasanya, pengguna Black Hat SEO tidak mengikuti aturan yang telah ada pada ToS Search Engine. Apabila situs Anda dideteksi oleh Search Engine menggunakan teknik ini, semua usaha Anda pun akan sia-sia karena situs Anda bisa-bisa dikenakan pinalti (penurunan peringkat situs pada hasil pencarian Search Engine) bahkan dikeluarkan dari daftar pencarian Search Engine. Bila situs Anda sudah dikeluarkan dari daftar pencarian, maka situs Anda tidak akan bisa lagi terdaftar dalam Search Engine yang bersangkutan. Beresiko tinggi kan?

3. Grey Hat SEO

Aliran ini menggabungkan kedua aliran yang telah dibahas sebelumnya. Karena menggunakan kedua aliran yang kontradiktif, Search Engine biasanya lebih sulit mendeteksi sisi ‘hitam’ dari situs yang menggunakan teknik ini karena ada juga sisi ‘putih’ yang biasanya mendominasi. Tapi, bagaimanapun juga, apabila si ‘hitam’ telah ditemukan maka akan mengakibatkan situs Anda diperlakukan seperti Black Hat SEO alias ada hukuman buat situs Anda.

Bagaimana dengan aliran Anda? :)

19
Apr

Keyword Density Membuat SEO Makin Efektif

Ada 2 Penilaian yang berhubungan dengan Keyword dalam dunia SEO, yaitu Keyword Density dan Keyword Evectiveness Index (KEI). Saat ini, mari kita bahas dahulu tentang Keyword Density. Keyword Density menghitung frekuensi kemunculan sebuah kata kunci yang ada pada sebuah halaman, rumusnya adalah, jumlah kata dalam 1 halaman dibagi jumlah keyword. Jadi apabila ada 1000 kata dalam satu halaman, dan terdapat keyword yang terkandung sebanyak 25 maka persentase Keyword Densitynya adalah 2,5%.

Tidak ada yang tahu pasti persentase Keyword Density yang paling tepat untuk sebuah halaman kecuali Search Engine. Hal inilah yang menyebabkan banyak praktisi SEO yang memiliki pendapat berbeda. Namun kebanyakan dari mereka berkutat di angka 3% s.d. 6%. usahakan keyword density pada situs Anda jangan melebihi batas itu. Karena, apabila situs Anda melebihi batas dari angka normal (yang pada dasarnya kita tidak tahu pasti nilainya) maka situs Anda akan dianggap melakukan tindakan yang sering disebut “keyword stuffing” yang dapat berdampak pada menjadi buruknya ranking situs Anda, bahkan dikeluarkan oleh Search Engine dari databasenya. Namun, apabila keyword Anda terlalu sedikit, Search Engine akan menilai situs Anda kurang relevan dengan keyword yang dimaksud.

Jadi, jangan sampai situs Anda dianggap melakukan “keyword stuffing” ataupun “kurang relevan” oleh Search Engine dengan bertumpu pada persentase yang telah diberikan tadi. Lakukanlah pengecekan persentase Keyword Density situs Anda pada tools yang tersedia secara gratis :) pada internet sehingga Anda dapat memantau selalu tingkat kerapatan keyword pada situs Anda. Apabila komposisi ini dapat terjaga, saya yakin teknik SEO Anda akan makin efektif dan ampuh. :)

Apakah artikel ini bermanfaat bagi Anda?

19
Apr

3 Langkah Google Melakukan Pencarian

Google dalam melakukan pencarian akan melakukan 3 langkah yang Anda kenal dengan istilah CIS (Crawling, Indexing, Serving). Saya akan menjelaskan secara lebih detail tentang ketiga langkah tersebut.

Crawling

Crawling adalah sebuah proses dimana Googlebot menemukan situs baru atau situs yang telah diupdate dan ditambahkan pada indeks Google.

Google menggunakan seperangkat besar komputer dalam melakukan crawling terhadap milyaran halaman situs. Program yang dibuat untuk melakukan tugas ini disebut Googlebot ( kadang ada yang menyebutnya robot, bot atau spider). Saat Googlebot mengunjungi sebuah situs, Googlebot akan mengunjungi setiap link yang terdapat pada situs tersebut (hal ini akan berhubungan dengan sitemap-topik yang akan saya bahas pada kesempatan yang lain) dan menempatkan tiap halaman pada daftar halaman yang akan di-Crawl. Menambahkan situs baru, mengganti situs yang terdahulu dan broken link akan dicatat pada langkah ini.

Google tidak menerima pembayaran untuk melakukan Crawling situs, dan Google secara profesional akan memisahkan hasil pencarian dengan iklan yang ada pada AdWord.

Indexing

Googlebot akan memproses setiap halaman yang telah di Crawl untuk disusun menjadi satu indeks yang sangat besar menurut kata kunci yang ditemukannya dan berdasarkan lokasi dari tiap halaman. Sebagai tambahan, Google memproses informasi kata kunci yang terkandung pada meta tags, title tags, dan atribut ALT yang terdapat pada img tags. Googlebot dapat memproses banyak, tapi tidak semua, jenis content. Sebagai contoh, Google tidak dapat memproses file media (*.flv,*.mp3,*.ogg dan lainnya) dan juga halaman dinamis (menggunakan bahasa pemrograman php,asp,java dan lainnya). Jadi, kata kunci pada media tersebut tidak dapat di proses oleh Google.

Serving

ketika user memasukkan kata kunci, mesin Google akan mencari halaman yang tepat pada databasenya sesuai dengan permintaan user dan akan menyajikan hasil yang paling relevan kepada user. Tingkat relevansi ini ditentukan oleh lebih dari 200 faktor, yang salah satunya adalah PageRank. PageRank adalah alat ukur seberapa baik halaman website Anda dengan berdasarkan pada link dari situs lain. Mudahnya, setiap link dari situs lain yang terhubung pada halaman situs Anda akan menambah PageRank situs Anda. Tidak semua link bernilai sama, Google sampai sekarang masih bekerja keras untuk memperbaiki penilaiannya dengan cara mengidentifikasi link spam dan tindakan negatif lain yang berdampak pada hasil pencarian. Jenis link yang paling baik adalah yang memeberikan link berdasarkan kualitas dari situs Anda.

Hmmm,, kalau begitu, apakah  Anda telah memudahkan Search Engine dalam melakukan tugas-tugasnya diatas?

13
Apr

8 Teknik SEO Paling Ampuh

Banyak diantara Anda yang telah mengetahui apa itu SEO. Namun, apakah mereka telah memanfaatkan teknik SEO secara berurutan? Hal sepele seperti ini yang jarang diperhatikan banyak orang.

Umumnya, teknik SEO dibagi menjadi beberapa tahap yang apabila dilakukan secara berurutan maka akan mendapatkan hasil yang lebih baik dari orang kebanyakan.

Mau tahu urutan-urutan SEO yang biasa dilakukan oleh para SEO master?

1. Belilah domain yang menjadi branding situs Anda

Usahakan juga mengandung kata-kata yang paling banyak dicari orang di Search Engine. Sebagai contoh: apabila Anda membuat suatu situs yang menawarkan furnitur, maka janganlah menggunakan domain www.sepatubagus.com sebagai pilihan Anda. Cobalah sebuah domain yang memiliki keterkaitan dengan tema situs Anda seperti www.bestfurniture.com sebagai salah satu pilihan. Ternyata hal ini juga sangat membantu Anda mendapatkan posisi tinggi pada Search Engine. Meski kadang ada juga situs yang memiliki domain yang tidak sesuai dengan isinya. Tapi, sangat disarankan domain yang Anda pilih memiliki keterkaitan dengan tema yang Anda angkat pada situs Anda, agar crawler yang memeriksa situs Anda memberikan nilai tambah kepada situs Anda.

2. Gunakan keyword dengan bijak pada bagian-bagian title tag pada situs Anda

Mengapa saya katakan dengan bijak? Karena, pada dasarnya situs Anda dibuat untuk para pengunjung, bukan untuk Search Engine. Jadi, gunakan title yang nyaman dibaca para pengunjung Anda dan juga Anda dapat menyisipkan keyword yang banyak dicari orang pada Search Engine agar dapat menambahkan nilai plus situs Anda dimata Search Engine.Usahakan keyword ditempatkan tidak terlalu banyak pada bagian ini (masih banyak cara untuk menempatkan keyword di situs Anda) karena jika terlalu banyak keyword, akan menyebabkan robot dari Search Engine akan menandai situs Anda sebagai “keyword stuffing”. Namun, jagan juga terlalu sedikit. Nanti yang ada, situs Anda juga terlalu sedikit diberikan nilai plus oleh Search Engine. Nah, disinilah gunanya kata bijak yang telah saya sebutkan tadi. :)

3. Manfaatkan meta tag dengan sebaik-baiknya

Pada tahapan sebelumnya, saya pernah menyinggung bahwa masih ada cara lain dalam menyisipkan keyword Anda pada situs yang Anda kelola. Menyisipkannya pada meta tag adalah salah satu jawabannya. Biasanya, para pakar SEO menggunakan meta tag description dan keyword dalam menyisipkan keyword mereka. Memang beberapa Search Engine seperti Northern Light dan Google tidak menggunakan meta tag sebagai bagian penilaian mereka, namun masih banyak Search engine lain yang menggunakan teknik ini dalam memberikan penilaian pada situs Anda. Jadi, tidak ada salahnya untuk digunakan kan? :)

4. Gunakan juga content situs Anda sebagai media penyisipan keyword

Pada teknik yang satu ini, ada beberapa yang mesti Anda perhatikan, diantaranya keyword density/ tingkat kerapatan keyword. Pasti Anda bertanya-tanya mengapa kan? Kalau tidak, mulailah bertanya dari sekarang agar saya dapat melanjutkan artikel ini (maksa) :p

hehe… Anda lanjutkan saja topik meski saya tahu masih ada para pembaca yang belum bertanya :( tingkat kerapatan keyword pada content Anda SANGATLAH diperhatikan oleh Search Engine. Jangkauan yang masih diperhitungkan oleh Search Engine adalah antara 3% s.d. 6%. jadi, berhati-hatilah apabila situs Anda memiliki tingkat kerapatan keyword yang melebihi angka itu (akan membuat situs Anda dianggap “keyword stuffing”) ataupun jangan dibawah angka tersebut (membuat situs Anda tidak diprioritaskan Search Engine dalam halaman depan). Untuk mengetahui tingkat kerapatan situs Anda, dapat menggunakan Keyword Density Tool yang bertebaran secara gratis di dunia maya :) (asyik)

5. Kurangi penggunaan video dan animasi yang tidak diperlukan

Meskipun situs yang menggunakan hal diatas membuat pengunjung lebih merasa nyaman, namun Search Engine tidak dapat mengetahui keyword-keyword yang disisipkan pada media tersebut. Jadi, sebanyak apapun kata yang ada pada media tersebut, akan terbuang sia-sia dimata Search Engine. Lagipula, situs yang menggunakan teknologi seperti diatas akan memiliki kecenderungan lebih lambat ditampilkan pada browser yang akan menyebabkan pengunjung menunggu melebihi waktu standar. Hal tersebut juga tentunya akan mengakibatkan pengunjung akan mengunjungi situs lain yang lebih cepat bukan? Oleh karena itu, video dan animasi yang ditampilkan haruslah dapat menunjang performa situs, bukan menggangu performa situs yang menyebabkan pengunjung akan meninggalkan situs Anda dan tidak akan pernah kembali lagi.

6. Manfaatkan alt tags pada img tags

mengapa saya tidak menyebutkan penggunaan gambar pada tahapan ke-5? :) karena ada jurus jitu dalam mengakali penggunaan gambar agar Anda dapat menyisipkan keyword :) (cihuy) Ada yang tahu? Alt tags? Ya iyalah, dari judulnya juga sudah dapat disimpulkan :p

pemanfaatan alt tags ternyata sangat berperan juga dalam menentukan posisi Anda pada SERP. Karena saya pernah menemukan situs yang memiliki sedikit backlink, namun menempati halaman pertama pada google. Setelah saya teliti, ternyata situs tersebut mengoptimalkan teknik alt tags :) jadi, jangan lupa menyisipkan kode alt tags yang berisi keyword pada tiap gambar pada situs Anda yah?

7. Buat Backlink yang bermutu

loh kok backlink bermutu? Karena, Search Engine sekelas Google menggunakan sistem penilaian seperti itu. Google akan memberikan nilai lebih apabila ada backlink yang bermutu seperti dari Yahoo! Yang me-link ke situs Anda daripada backlink dari situs yang tidak berkualitas.

Jadi, teliti dulu situs yang akan Anda jadikan rekan backlink. Jangan sampai Anda mengerjakan sesuatu hal yang percuma. Lebih baik 10 link dari situs ternama daripada 100 dari situs yang kurang bermutu. Jangan lupa untuk bertukar link dengan situs yang memiliki kesamaan tema agar link Anda tidak salah tempat.

8. Submit situs Anda pada Search Engine, Directory, dan Social bookmark

Cara ini juga tidak kalah pentingnya dalam meningkatkan penilaian Search Engine pada situs Anda. Submitlah situs Anda pada banyak Search Engine (seperti Google), Directory (seperti Open Directory Project), Social Bookmark (seperti technorati)

jangan lupa untuk mengecek keyword-keyword yang Anda gunakan memiliki nilai KEI yang tinggi atau tidak pada tools yang (lagi-lagi) gratisan di internet :) (I’m lovin’ it)

cara-cara diatas diurutkan agar Anda dapat menjalankannya dengan lebih tertata dan lebih terarah. Bukan sebagai suatu keharusan untuk menerapkan teknik diatas secara berurutan. Namun disarankan agar teknik-teknik tersebut dilakukan secara berkesinambungan agar posisi situs Anda pada Search Engine semakin mantap. Lebih bagus lagi apabila Anda juga menggunakan teknik-teknik yang sedang digunakan pada saat ini, mengingat teknik SEO bergerak seiring dengan perubahan pada Search Engine.

Apakah artikel ini bermanfaat bagi Anda? :)

11
Apr

Apa sih SEO itu?

Sebelum beranjak pada topic SEO, ada baiknya Anda mengenal lebih jauh terhadap fungsi utama internet yaitu sarana bertukar informasi.  Ada pihak yang mencari informasi dan ada juga pihak yang menawarkan informasi.
Para pengguna internet yang mencari informasi mempunyai kecenderungan ingin dimudahkan dalam pencariannya. Bayangkan jika Anda harus menghapal puluhan alamat website dalam setiap kebutuhan, apakah tidak merepotkan? Oleh karena itu, Search Engine dapat berkembang pesat dalam dunia maya, bahkan penggunanya mencapai 87% dari total keseluruhan pengguna internet.

Berdasarkan data diatas, para pengelola situs pasti sangat mendambakan situsnya terdaftar pada halaman pertama Search Engine agar berdampak pada banyaknya traffic yang datang kan? Nah, disinilah peran SEO dalam membuat situs Anda tampil pada halaman terdepan pada search Engine.
Sebenarnya SEO adalah sebuah teknik yang berkembang seiring perkembangan Search Engine itu sendiri. Sebagai contoh mudahnya adalah, SEO adalah teknik mempermudah spider yang dikirim Search Engine dalam membaca situs Anda. Dengan mempermudah spider, situs Anda akan disukai oleh spider dan akan membuat Search Engine memberikan PageRank yang tinggi dan situs Anda secara bertahap akan ditempatkan pada halaman terdepan dalam pencarian mereka. Jadi, apabila kode pada pengurutan Search Engine berubah, maka akan mengakibatkan penyesuaian teknik optimisasi yang digunakan.

Tapi JANGAN SALAH, SEO hanyalah sebagai media untuk mempromosikan website Anda. Tidak ada jaminan jika situs Anda yang menerapkan SEO yang baik akan meningkatkan transaksi yang terjadi pada situs Anda. SEO hanyalah media beriklan yang memanfaatkan Search Engine sebagai media promosinya.

Sudahkah situs yang Anda kelola menggunakan teknik SEO yang baik? :)