Ya, ini bukan sebuah pertanyaan yang harus anda cari lagi jawabannya karena istilah Search Engine Optimization (SEO) sudah sangat familiar di telinga, mata dan mulut para pelaku digital marketing. Bahkan kini semua orang berlomba-lomba untuk menguasai nya. Namun bagi anda yang masih juga bertanya, semoga penjelasan di bawah ini dapat membantu anda memahami apa itu search engine optimization.

Pengertian Search Engine Optimization

SEO, banyak yang sudah menjelaskan dan sebagian besar mengerucut pada penjelasan paling sederhana ini

SEO adalah serangkaian cara untuk meningkatkan visibilitas sebuah website pada mesin pencari. Cara yang digunakan bisa dikenal dengan White Hat SEO dan Black Hat SEO.

Kenapa harus di tingkatkan visibilitas sebuah website? Jika bicara persaingan digital, maka mereka yang bisa menarik perhatian massa lebih banyak, bisa mencapai tujuan yang diharapkan. Dalam konteks ini, maksud tujuan tersebut adalah leads. Sebuah website yang bisa muncul di halaman pertama Search Engine Result Page (SERP) ketika sebuah kata kunci di masukan didalamnya, maka ia berpeluang besar mendapatkan leads.

Apa itu SEO

Leads ini yang kemudian dimanfaatkan oleh pelaku usaha atau bisnis untuk mencapai tujuan mereka, bisa berupa brand awareness, pengumpulan data, dan apapun itu.

Kenapa Harus Menggunakan SEO

Salah satu kelebihan Search engine optimization adalah karena ia gratis, tak seperti ads yang harus memasang budget tertentu agar bisa tayang dalam kurun waktu tertentu. Dengan optimasi yang tepat, sebuah website bisa bertengger dengan konstan di urutan halaman 1 SERP selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Untuk bisa muncul di urutan pertamam ini dibutuhkan tahapan-tahapan yang dikenal dengan optimasi. Jika harus di jelaskan secara panjang lebar, proses optimasi itu sangat panjaang. Namun akan saya buat sederhana menjadi dua bagian penting, yaitu :

Onpage Optimization

On page optimization adalah tahapan optimasi yang dilakukan terhadap sebuah website atau halaman. Tahapan melakukan onpage optimization mencakup :

  • Melakukan riset kata kunci.
  • Membuat tampilan website yang ringan dan cepat.
  • Membuat sitemap.xml untuk navigasi
  • Membuat Robot.txt untuk mengelompokan informasi yang bisa dan tidka bisa muncul di hasil pencarian
  • Merubah meta title, meta description sebuah halaman sesuai dengan target kata kunci.
  • Membuat konten yang bagus, sesuai dengan target kata kunci
  • dan lain sebagainya.

Dalam melakukan tahapan onpage optimization memang dibutuhkan riset yang panjang agar bisa menempatkan website atau halaman yang di optimasi bisa muncul di urutan halaman pertama SERP. Setelah tahapan onpage optimization dirasa cukup maksimal, maka tahapan selanjutnya adalah off page optimization.

Tahapan Off Page Optimization

Dalam melakukan off page optimization, berarti kita melakukan pekerjaan di luar dari website utama kita. Biasanya istilah yang paling umum untuk offpage optimization adalah mencari backlink. Bisa berupa :

  • Mencari backlink dari Private Blog Networking
  • Mencari backlink dari guest posting di open public news portal.
  • Mencari backlink dengan cara share ke sosial media
  • dan lain sebagainya

Biasanya, para pakar seo akan mengkolaborasikan kedua metode ini dalam mendukung tercapainya tujuan kampanye SEO mereka.