Disini saya akan meneruskan kembali Tutorial mengenal GSA SER lanjutan dari Mengenal GSA Search Engine Ranker PART I & II. Bagi yang belum membacanya bisa melihat di link berikut (Part I, Part II).

How to Target URLs

Tutorial GA SERDibagian kedua ada “How to Target URLs”.

  • Search Engine to use. Search engine yang dipilih untuk proses scraping. Klik kanan > Check All untuk memilih semua. Biasanya saya membiarkan pilihan engine ini default (3 SE kalau tidak salah) dengan tambahan 2 SE yaitu google.co.id dan yahoo.co.id jika yang saya backlink blog lokal.
    Jika hanya ingin menggunakan metode site list maka pilihan SE harus dikosongi (dihapus semua). Untuk menghapus, Klik kanan > Check None.
    Dicontoh gambar saya menggunakan metode site list jadi untuk SE saya kosongi.
  • Always use keywords to find target sites. Menggunakan keywords untuk mencari web-web yang bisa dimasuki link (target sites). Keyword yang dimaksud disini ini adalah keyword yang ada di bagian menu Data (yang sudah saya jelaskan diatas). Untuk mode scraping pilihan ini biasanya saya centang.
    GSA SER sendiri sudah built-in dengan footprint untuk mencari target sites. Jika anda tidak mencentang pilihan ini, maka GSA akan scraping dengan footprint yang mereka punya seperti:“powered by Drupal”
    inurl:”register” intitle:”pligg”
    site:.edu “bb-login.php”
    dsb.Jika anda mencentang pilihan ini maka GSA akan scraping dengan menggunakan footprint + keyword anda seperti:

    seo “powered by Drupal”
    inurl:”register” intitle:”pligg” blogging tips
    tutorial gsa site:.edu “bb-login.php”
    Semoga sampai disini anda tidak bingung 😀

    • Add stop words to query with. Menambahkan stop words (kata-kata yang kurang memiliki arti seperti to, the, di, yang, or, with, dsb) agar variasi pencarian yang dihasilkan lebih banyak. Opsional. Biasanya jika menggunakan mode scraping saya centang dengan prosentase 20%.
  • Use URLs from global site lists if enabled. Ini untuk mode tanam backlink menggunakan site lists. Jika anda mempunyai site lists sendiri (entah itu beli atau dapat dari teman) maka masukkan site lists anda tersebut ke dalam folder “Identified” (nanti akan saya jelaskan caranya) dan di pilihan ini centang yang “Identified”. Nantinya, project yang anda jalankan akan mengambil source dari site lists yang ada di folder “Identified”.
    Untuk anda yang tidak mempunyai site lists maka anda bisa mencentang pilihan yang “Verified”. Dengan catatan, anda sudah mempunyai site lists verified yang cukup.Untuk pilihan Submitted dan Failed dikosongi saja, karena sedikit useless menggunakan list yang belum tentu approve dan list yang gagal.
  • Use URLs linking on same verified URL (supported by some engines only). Untuk mencari backlink dari url di halaman yang sama.Misal comment dan backlink anda tampil (verified) di blog A, dan di blog tersebut ada comment/backlink yang disubmit oleh user-user lain. Dengan mencentang pilihan ini, GSA akan mencoba untuk menganalisa backlink-backlink yang lain tersebut jika ada yang bisa dijadikan target sites (karena tidak semua backlink yang disubmit oleh user mengarah langsung ke money site). Opsional. Biasanya tidak saya centang.
  • Analyse and post to competitor backlinks. Menganalisa backlink kompetitor dan ikut menanam backlink di tempat yang sama jika memungkinkan. Opsional. Biasanya tidak saya centang karena kita tidak tahu apakah backlink milik kompetitor tersebut clean atau tidak.

Kemudian dibagian ketiga ada “Scheduled Posting”.

Scheduled Posting GSA SER

Scheduled Posting

  1. Allow posting on same site again. Membolehkan memasukkan posting ke situs yang sama (yang sebelumnya sudah pernah diposting). Biasanya tidak saya centang. Pilihan per URl jika url diproject anda lebih dari satu.Untuk Pilihan-pilihan dibawahnya adalah waktu jeda tiap registration, jeda sebelum melakukan post, dsb. Karena pilihan ini tidak saya centang maka semuanya saya biarkan default.

Kemudian dibagian terakhir ada “Filter URLs”

Filter URLs

Filter URLs GSA SER

  • Skip sites with more than – outgoing links on one page. Untuk membatasi OBL (outbound links) per halaman. Jika OBL melebihi nilai yang anda set maka situs tersebut akan dilewati. Biasanya saya set di angka 100 sampai 200 untuk Money site, 200 – 500 untuk tier dibawahnya.
  • Skip sites with a PR below – And with a PR above –. Untuk melewati situs yang mempunyai PR diluar nilai yang anda tentukan. Biasanya tidak saya centang karena saya sudah tidak terlalu memperdulikan PR.
  • Skip also unknown PR. Skip PR unknown (kemungkinan yang PR nya tidak bisa dicek atau juga N/A). Pilihan ini otomatis disable jika nomor 2 (Skip sites with a PR below ) tidak dicentang.
  • Type of Backlinks to Create. Tipe backlink yang dibuat. Biasanya saya biarkan default.

Try to skip creating Nofollow/Dofollow links. Untuk mencegah sofware GSA membuat Dofollow atau Nofollow links. Biasanya tidak saya centang karena baik Dofollow maupun nofollow dibutuhkan untuk membuat backlink menjadi lebih natural.

Avoid posting to subdomain sites. Mencegah GSA posting ke subdomain. Gunakan hanya jika anda membacklink Money Site dan agak paranoid. Biasanya tidak saya centang.

Avoid posting to sites with just IP and no domain. Gunakan hanya jika anda membacklink Money Site dan agak paranoid. Biasanya tidak saya centang.

At least – keywords must be present on Visible text on site/meta keywords/meta description/title/url/domain/anywhere. Untuk memposting ke target sites yang setidaknya mempunyai keyword kita di salah satu elemen web mereka seperti judul, deskripsi, artikel, meta, dsb. Gunakan hanya jika anda membacklink Money Site dan ingin backlink yang benar-benar relevan. Biasanya tidak saya centang.

  • Skip sites where the following words appear. Untuk mencegah GSA memposting ke situs yang mengandung kata-kata yang ada di list tersebut (biasanya kata-kata yang mengandung pornografi dan obat-obatan terlarang). Opsional. Biasanya tidak saya centang karena membuat target sites menjadi semakin kecil.
  • Skip sites with the following words in URL/domain. Sama seperti sebelumnya (No. 5), kali ini yang kata-kata yang ada di url/domain. Opsional. Biasanya tidak saya centang.
  • Skip sites from following countries. Untuk mencegah GSA memposting ke situs yang berasal dari negara tertentu. Biasanya tidak saya centang.
  • Skip sites from following languages. Untuk mencegah GSA memposting ke situs dengan bahasa tertentu. Biasanya tidak saya centang.

Setelah mengupas bagian Options single project, sekarang kita masuk ke bagian E-Mail verification.

E-mail verification GSAE-mail verification

Email verification ini diperlukan untuk web-web yang membutuhkan registrasi dan verifikasi sebelum bisa menempatkan link ke dalam web mereka. Saran saya buat minimal 5 email agar proses registrasi berjalan lancar. Anda juga bisa membuat 1 email saja jika menggunakan fitur Catch All (akan saya jelaskan nanti).

Ada 4 kolom terdiri dari alamat E-mail, Pop 3 server, Login dan SSL.
Untuk menambahkan email baru klik tombol “Add”, kemudian pilih yang Enter Manually atau Import from file/clipboard. Jika menggunakan pilihan Import from file/clipboard maka format email yang harus anda import adalah sebagai berikut :

username@domain.com:mail.domain.com:110:username@domain.com:yourpassword:0

Penjelasan:
username@domain.com: alamat email
mail.domain.com: Pop3-server
110: Port jika tidak menggunakan SSL, jika menggunakan nilainya 995
yourpassword: password email
0: tanpa SSL. Jika menggunakan SSL maka nilainya 1.

contoh penerapan:
admin@seoampuh.com:mail.seoampuh.com:110:admin@seoampuh.com:gsaser77:0

Setelah itu anda bisa klik tombol “Test” untuk memastikan input data email sudah benar.

Bagian ini sama seperti penjelasan diatas. Untuk bagian Login diisi dengan alamat email. Untuk email seperti Gmail dan Hotmail biasanya menggunakan port 995 dan SSL, sedangkan untuk email dari domain sendiri atau disposable email (email temporary yang tidak membutuhkan data login) biasanya menggunakan port 110 dan tidak menggunakan SSL.

Catch All?  Jika anda menggunakan email hosting dan anda mengaktifkan fitur default address di Cpanel, maka anda bisa menggunakan fitur ini untuk membuat random email dengan akhiran @domainanda.com.
Contoh :
Email saya admin@seoampuh.com, maka GSA akan menggenerate email-email seperti pakar@seoampuh.com, jago@seoampuh.com, master@seoampuh.com dan sebagainya yang nantinya email-email tersebut akan masuk ke admin@rohadiright.com. Dengan begitu saya bisa memverifikasi semua registrasi dari 1 email saja dan memperkecil peluang terblokir karena alamat email tetap berbeda-beda.

Berikut cara mengaktifkan fitur fitur default address di Cpanel:

Masuk ke cPanel > Email accounts dan buat email utama anda disitu.
– Setelah itu masuk ke cPanel > Default Address. Di bagian “Send all unrouted email for the following domain:” pilih domain yang dipakai untuk email tadi kemudian pilih “Forward to Email Address” dan masukkan email yang baru anda buat.
– Selesai.

default address di Cpanel
Email lain yang bisa menggunakan fitur Catch All adalah gmail. Karena tanda titik di gmail tidak dianggap sebagai karakter, maka tanda titik ini bisa ditempatkan disembarang tempat diantara alamat email. Misal email saya adalah seoampuh@gmail.com, maka email s.eoampuh@gmail.com, se.oampuh@gmail.com, s.e.oampuh@gmail.com, ro.h.adi@gmail.com ataupun roha.d.i@gmail.com tetap akan mengarah ke tujuan yang sama, yaitu rohadi@gmail.com.

Create New. Disini anda bisa memilih untuk membuat email dari berbagai email provider yang ada. Disini saya biasanya membuat Disposable email agar proses penyettingan email verification ini berjalan lebih cepat. Ada 3 Disposable email provider yang tersedia yaitu mailcatch.com, spamavert.com dan spambog.com. Saya biasanya memilih semuanya, masing-masing 10 email.

Kelemahan disposable email ini biasanya diblokir di web-web tertentu yang membuat LpM menjadi rendah dan beberapa link tidak berhasil tersubmit.

Time to wait between two logins – seconds – Per account (else per pop3 server). Untuk mengatur interval waktu antara 2 login di email/pop3 server yang sama. Biasanya saya centang dengan waktu 900 seconds.
Use proxies (only Connect and Socks proxies). Menggunakan proxy untuk cek email. Opsional. Biasanya tidak saya centang.

Delete message when verification link was found. Menghapus pesan ketika email verifikasi sudah ditemukan. Opsional. Biasanya saya centang.

Delete all messages (even if not related to a submission done). Menghapus semua pesan di email. Biasanya tidak saya centang.

Delete message if older than – days. Biasanya saya centang dengan waktu 5 days.
Untuk bagian Notes anda bisa menyimpan catatan seputar project yang bersangkutan. Saya biarkan posisi default.
External APIs juga saya biarkan default (silahkan diisi jika Anda mempunyai akun di serpcloud.com atau FCS Networker).

Jika semua settingan project sudah selesai anda bisa klik “OK“.

Setting Options (Global) di GSA Search Engine Ranker

Setelah masuk ke bagian setting per project, sekarang kita masuk ke bagian Options (global).
Bagian ini sangat penting karena nantinya akan mempengaruhi semua project yang ada.

Bagian Options ini terdiri dari 5 menu utama yaitu Submission, Captcha, Indexing, Filter dan Advanced.

Submission GSA Ser

Submission

  1. Thread to use. Settingan ini tergantung dari jumlah proxy yang anda pakai, Kapasitas memory (RAM) dan CPU. Makin banyak proxy yang anda pakai dan makin besar kualitas Komputer/VPS anda, maka makin banyak jumlah threads yang bisa anda gunakan.Tidak ada ukuran pasti disini, Anda harus trial error untuk menentukan jumlah yang sesuai. Patokan saya biasanya adalah di daftar log. Ketika intensitas pesan seperti “SockError: Connection timed out” dan “SockError: Connection refused” terlalu sering maka jumlah thread saya kurangi, ketika sudah normal saya naikkan lagi perlahan-lahan.Di forum GSA patokannya biasanya adalah 10x jumlah proxy. Tapi rata-rata mereka menggunakan RAM dan CPU dengan spek yang lebih besar, jadi saya tidak bisa menerapkan cara yang sama karena RAM dan CPU yang saya gunakan jauh lebih kecil.
  2. Automatically decrease threads on a CPU usage above –. Untuk membatasi penggunaan CPU. Biasanya saya set disekitar 50-80%. tapi kadang juga tidak saya centang.
  3. Automatically decrease threads on a Memory usage above –. Untuk membatasi penggunaan RAM. Settingan berbeda-beda tergantung RAM komputer/VPS yang anda gunakan. Biasanya saya batas sampai 3/4 total RAM, tapi kadang juga tidak saya centang.
  4. HTML timeout. Batas waktu untuk loading web sebelum di skip/dilewati. Jika anda setting terlalu kecil, maka kemungkinan akan banyak web yang di skip (terutama yang banyak gambar dan loading lambat), jika anda setting terlalu besar maka LpM anda akan rendah karena waktu submission jadi lebih lama. Angka idealnya biasanya diantara 120-180.Tipsnya, lihat ke daftar log. Jika terlalu banyak pesan error “Download failed” maka perbesar HTML timeout. Kecilkan lagi jika pesan error tersebut sudah mulai berkurang.
  5. Bandwidth limit. Untuk membatasi bandwith ketika meload suatu halaman website. Saya biarkan default (tidak tercentang).
  6. Use proxies. Tempat melakukan setting proxy anda.
    Disini anda bisa memilih proxy akan digunakan di mode apa saja. Centang bagian “Search Engine” untuk memakai proxy ketika scraping. Settingan yang biasa saya pakai adalah seperti pada gambar. Untuk verification dan E-mail checking tidak saya centang. Ini bersifat opsional dan bisa berbeda-beda. Stop projects on no active proxies juga saya biarkan default (tidak tercentang).Untuk bagian public dan Private, pilih public jika anda menggunakan proxy public (biasanya gratisan) dan pilih private jika anda menggunakan proxy private (biasanya berbayar). Pilih kedua-keduanya jika anda menggunakan proxy kombinasi.

Untuk melakukan penyettingan proxy, klik dibagian “Configure“.
Di bagian List, ini adalah tempat meletakkan private proxy. Klik “Add” kemudian pilih yang Import from file atau Import from clipboard. Sebelumnya pastikan dulu file yang akan anda import sudah sesuai formatnya (login/pass/host/port) dengan pilihan import anda.

Untuk proxy saya menggunakan service dari BuyProxies. 50 semi-dedicated proxy dengan harga $40 per bulan. Jika anda masih coba-coba anda bisa memilih paket 10 semi-dedicated proxy dengan harga $10 per bulan.

Saya merekomendasikan BuyProxies karena layanan mereka yang sangat cepat. Ketika setengah dari jumlah proxy saya mati, saya komplen ke team support mereka dengan menyertakan screenshot proxy yang mati. Dalam beberapa menit saya sudah dikirim proxy pengganti dan semuanya works. Excellent!

buyproxies service

Setelah proxy berhasil ditambahkan, anda bisa mengecek apakah proxy masih works atau tidak dengan menekan tombol “Test Proxies” kemudian pilih All. Anda bisa test proxy untuk searching di Google, cek PR, searching di Bing, dsb.

Untuk bagian Options digunakan terutama jika anda menggunakan public proxy (proxy gratisan). Karena saya tidak memakai public proxy maka semua settingan di option ini saya biarkan default. Jika anda masih menggunakan public proxy maka silahkan bereksplorasi sendiri disini.

note: Jika anda serius melakukan linkbuilding menggunakan GSA SER, maka saran saya investasikan uang anda untuk membeli private proxy.

Captcha

  1. Tempat pengaturan pengisian captcha. Software yang saya gunakan adalah GSA Captcha Breaker (bisa download versi trialnya dulu disini) dengan backupan service Death by Captcha. Anda juga bisa menggunakan software captcha yang lain.
    Untuk menambahkan software captcha tekan tombol “Add” dan pilih software yang akan anda gunakan.Dipilihan berikutnya masukkan Login dan password (jika ada), kemudian Retry untuk mencoba lagi jika pengisian gagal. Biasanya saya set 3x untuk captcha breaker dan 1 atau 2 kali untuk service manual (Death by Captcha).Untuk “Use only if PR is” saya biarkan default (tidak tercentang). Jika di centang maka anda hanya akan mengisi captcha di halaman dengan PR yang sesuai dengan kriteria yang anda set.

    Untuk Only for Do-Follow Links saya centang jika menggunakan service manual (Death by Captcha) dan saya uncheck jika menggunakan software (Captcha Breaker).

    Only for Hard captchas dua-duanya tidak saya centang.

  2.  Finally ask user if everything else fails (else the submission is skipped). Centang pilihan ini jika anda ingin mengisi captcha manual (setelah semua software/service gagal). Biasanya tidak saya centang karena saya tidak ingin standby 24 jam di depan vps.
  3. Pilihan service untuk captcha yang berbasis pertanyaan text. Ini saya biarkan default karena saya tidak mempunyai akun di service-service captcha tersebut.

Indexing

1. Submit backlink URLs to blog search engines. Pilihan untuk ngeping backlinks. Opsional. Biasanya saya centang.

1a. Submit All types. Ping semua jenis backlink. Opsional. Biasanya tidak saya centang.

2. Pilihan Indexer yang digunakan untuk mengindex links yang sudah verified. Software yang saya gunakan GSA SEO Indexer dan service InstantLinkIndexer. Anda bisa memilih service lain sepeti Indexification, Linklicious, ExpressIndexer, dsb. Jangan lupa untuk memasukkan API-Key agar akun anda bisa terintegrasi dengan GSA.

3. Jenis backlink yang akan dikirim ke indexer, apakah yang bertipe dofollow saja, berPR lebih dari 1, dan memakai sistem dripfeed. Biasanya saya hanya mencentang pilihan drip feed agar proses indexing berjalan lebih natural. Untuk “Send only certain engine types” juga saya centang karena tipe-tipe backlink seperti blog comment dan trackback menurut saya tidak perlu diindexing (karena mereka sudah terindeks).

Filter.

Untuk memfilter proses submission agar tidak memasuki web-web yang di blacklists. Pilihan ini saya biarkan default semuanya.

Advanced

Tempat anda menyimpan dan menaruh site lists yang nantinya digunakan sebagai source (target URLs).

1. Build site lists that can be used globally by each project. Disini anda membangun dan menyimpan site lists yang nantinya bisa digunakan untuk project-project selanjutnya. Disini biasanya yang saya centang hanya “Verified” saja. Kenapa? Karena saya hanya ingin membangun site lists dari url-url yang memang benar-benar bisa ditanami backlink.

Jadi misal anda menjalankan project GSA dengan mode scraping (search engine), kemudian disini anda centang pilihan Verified, maka link-link yang berhasil verified dari scraping anda tadi akan disimpan dalam bentuk site list khusus verified. Dan dikemudian hari, jika url di site list verified anda sudah cukup banyak, anda bisa menggunakannya untuk project-project GSA anda yang baru dengan mode site list dan menggunakan site lists verified tadi sebagai source/target urls nya. (tidak perlu scraping search engine lagi karena anda sudah punya target sites di site list verified).

Untuk memanggil site list verified sebagai source/target urls:

– Masuk ke project > Options > How to Target Urls
– Centang bagian “Use URLs from global site lists if Enabled”
– Centang yang verified.

2. Save PR with URLs. Untuk menyimpan URL besera PR nya. Opsional.

3. File format. Saya pilih yang (tipe)-(name).txt, agar tahu tipe backlinknya.

4. Run in debug mode. Tingkat advance, tidak pernah saya centang.

5. Save unanswered questions to file. Menyimpan captcha berbasis pertanyaan yang tidak terjawab ke file. Tidak pernah saya centang.

6. Get PR for verified URLs. Menampilkan PR untuk url-url yang berhasil verified (dihalaman depan software). Opsional. Biasanya tidak saya centang.

7. Enable “important messages” for projects. Biasanya menampilkan pesan-pesan error untuk tiap project berupa segitiga merah disisi kiri, seperti pemberitahuan email diblokir, kehabisan target urls, captcha error, dsb. Biasanya saya centang.

8. Detect internet connection problems and stop/restart projects. Mendeteksi masalah koneksi internet. Biasanya saya centang.

9. Tools. Fungsi utama dari tools ini adalah untuk memanage site list. Menu-menunya cukup banyak dan tidak semua wajib kita gunakan.

Yang ingin saya bahas disini adalah cara memasukkan site list yang kita dapat (entah dari teman atau beli) ke dalam folder Identified agar nanti bisa dijadikan source/target urls.

Caranya, buat dulu folder dengan nama sembarang disini:

C:\Users\User\AppData\Roaming\GSA Search Engine Ranker

Kemudian di tanda panah di Bagian Identified, pilih folder yang baru anda buat tadi. Jadi nantinya, folder default identified akan digantikan dengan folder yang sudah anda buat.

Kemudian tekan tombol “Tools” > Import site lists > Identified. Kemudian pilih file site lists yang anda dapat (berekstensi .sl).

Selesai. Folder site lists identified default anda sudah digantikan dengan Folder site lists identified custom yang berisi external site list. Untuk memastikan silahkan klik “Open Folder” yang ada disamping site lists identified.

Untuk memanggil site lists identified custom ini sebagai source/target urls:

– Masuk ke project > Options > How to Target Urls
– Centang bagian “Use URLs from global site lists if Enabled
– Centang yang Identified.

10. Some additional services that can improve the program a lot. Service pihak ketiga untuk memaksimalkan penggunaan GSA SER. Saya kosongi karena tidak punya akun di kedua service yang ada.

Selesai, klik “OK” dan project GSA anda siap untuk dijalankan!