SEO vs SEM ? PPC atau Organik ? Adwords atau Organik ? ini adalah pertanyaan yang sering ditanyakan oleh orang yang baru terjun didalam dunia pemasaran online. Menariknya ? jawab setiap orang pun berbeda ! Di artikel kali ini kami akan coba membedah keuntungan dan kelebihan masing-masing sehingga anda bisa memutuskan dengan bijak apa yang tepat untuk bisnis anda.

Ok sebelum anda lanjut ada pemahaman yang kita harus sepakati bersama dahulu.

SEM pada dasarnya adalah Search Engine Marketing (Pemasaran melalui mesin pencari) sehingga cakupannya luas karena kegiatan pemasaran yang melibatkan mesin pencari bisa kita sebut SEM. Namun anehnya dari pemahaman banyak orang, SEM sering dikaitkan dengan promosi berbayar. Jadi dalam artikel ini saat saya sebut SEM, ini sebenarnya sama dengan Adwords ataupun PPC. Sementara jika saya menyebut SEO, ini serupa dengan saya sebut sebagai Organik / Tidak Berbayar.

Ok, mari kita mulai…

Pertama, yuk nonton video ini terlebih dahulu:

 

Dalam dunia pemasaran online memang seakan terbagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok yang percaya bahwa isi situs atau content adalah segalanya. Perusahaan besar seperti HubSpot, yang mempopulerkan jargon “inbound marketing”, mereka termasuk kelompok pertama ini. Dalam suatu waktu, saya pernah bertanya kepada tim HubSpot kenapa mereka tidak mensupport kegiatan beriklan dalam arahannya. Jawabannya mengejuktan, bahwa saya diminta untuk melihat laporan Google Analytics untuk kemudian dihitung apakah channel Organik memberikan lebih sedikit konversi (hasil yang diharapkan) dibanding dengan channel Berbayar ? Jawabannya cukup mengejutkan karena ternyata hasil dari Google Analytics menempatkan konversi dari mesin pencari, memiliki nilai yang lebih besar dibanding promosi melalui PPC.

Berarti PPC tidak baik ya ? eit tunggu dulu, tahukah anda bahwa jarang sekali konversi atau goal dalam situs anda terjadi pada kunjungan pertama ? jika klien promosi adwords pada hari H dan pada hari H+1 terjadi konversi oleh yang bersangkutan melalui SEO. Siapa yang dapat kredit/penghargaan? Bagaimana jika iklan muncul di smartphone dan transaksi dilakukan melalui desktop ?

Kami cukup beruntung! Dalam membangun bisnis, kami memiliki akses ke beragam industri dan melihat bagaimana performa situs mereka berkembang. Ada yang menggunakan SEO saja, ada yang gunakan Adwrods,dan ada pula yang menggunakan kedua-nya

Terlalu dini membandingkan siapa yang lebih baik, oleh karena itu kami membagi 5 kategori, untuk membandingkan 2 kanal pemasaran ini dan berikut adalah hasilnya:

#1 SEO VS SEM : Traffic

Traffic atau Pengunjung Situs, sebenarnya kita bisa bagi dalam 2 kategori, berdasarkan kecepatan dan berdasarkan jumlah.

Siapa yang lebih cepat hasilkan traffic ? tentu saja PPC, karena melalu promosi berbayar ini, pengunjung akan mulai masuk dalam hitung kurang dari 1 jam dengan kata kunci yang tidak terbatas, sementara promosi melalui SEO memerlukan waktu yang jauh lebih panjang, bahkan dalam kategori pasar tertentu (seperti Travel), usaha kita baru terlihat hasilnya seteleh 8 bulan hingga 1 tahun, itupun baru 1 kata kunci..

Jika kita berfokus pada volume atau jumlah, disinilah SEO mungkin jadi kanal yang menarik, karena semakin banyak content yang kita buat, akan mendatangkan lebih banyak pengunjung dan akan ada waktunya volume pengunjung dari organik akan lebih besar dari pengunjung hasil iklan.

 

#2 SEO VS SEM : Reach (jangkauan pengunjung)


Walau sama-sama menggunakan mesin pencari, namun jangkauan pengunjung melalui 2 metoda pemasaran ini jauh berbeda. SEM (Adwords) memungkinkan anda mentargetkan iklan anda dilihat oleh pengunjung yang menggunakan kombinasi kata kunci yang anda targetkan tanpa batasan. Sementara dengan SEO, jika sumberdaya (waktu dan dana)  anda terbatas, anda mungkin akan memulai dari beberapa kata kunci awal. Ditempat kami, biasa dimulai dari 4 kata kunci.

Namun serunya, pada SEO, Google mengindeks situs anda berdasarkan konteks, jadi sering kali terjadi jika anda masuk suatu peringkat dengan kata kunci tertentu, situs anda juga masuk rangking pada kata kunci yang serupa (walau tidak anda targetkan). Ini merupakan nilai tambah, karena berarti pengunjung anda secara berkala akan bertambah secara eksponensial.

#3 SEO VS SEM : Tingkat Kesulitan


Bicara soal tingkat kesulitan, SEO lebih menantang dari pada SEM, karena Google terus mengembangkan algoritma dan menggunakan
machine learning untuk menentukan rangking, sehingga dari lebih 200 faktor rangking yang ada, hampir tidak mungkin dibuat semacam checklist atau to-do list untuk formulasikan bagaimana sebuah situs dapat masuk dalam halaman pertama mesin pencarian di Google. Kontras dengan Google Adwords, dimana Google memberikan banyak fasilitas mulai dari pelatihan online (Academy for Ads) hingga Forum Komunitas Pengiklan.

Saya mungkin bisa berkata, faktor inilah yang kadang membuat SEO jarang disukai dibanding dengan SEM.

Seakan saya pro Adwords ? baca poin berikut yuk

 

#4 SEO VS SEM : TRUST


Walaupun 3 poin diatas seakan banyak berpihak pada SEM (Adwords), namun untuk poin ke-4 ini, saya bisa katakan SEO adalah juaranya.

Dari beragam pelacakan pada situs kami, dan klien kami, kita bisa melihat bahwa konversi lebih banyak dihasilkan oleh kanal SEO dibandingkan dengan SEM. Kami mengambil kesimpulan akan hal ini:

Gunakan SEM atau Adwrods  untuk Awareness/Offer (mengenalkan produk/brand)
Gunakan SEO untuk Transactional (mendapatkan pelanggan)

Karena kami melihat kecenderungan pengguna situs mengklik sebuah iklan Adwords adalah karena tertarik dengan penawaran sementara pengguna situs mengklik hasil pencarian organik (SEO) adalah karena sudah memiliki kepercayaan (Trust) pada situs yang bersangkutan.

 

#5 SEO VS SEM : BIAYA INVESTASI


Pada poin ini sebenarnya sangat relatif, SEM atau Adwords sangat bergantung dengan budget pemasaran, sementara SEO tidak. Namun bukan berarti SEO tanpa investasi, karena investasi awal SEO kadang lebih besar karena kita harus siapkan isi situs (
content) yang bermutu dan memberikan solusi, situs pendukung (Blog network), dan lain sebagainya. Namun memang jika suatu kampanye SEO berjalan dan situs sudah mendapatkan kepercayaan dari Google, untuk melakukan rangking selanjutnya menjadi hal yang lebih mudah. Saran saya adalah gunakan SEM atau Adwords untuk kampanye yang bersifat taktis (jangka pendek), maksimalkan SEO untuk branding jangka panjang (Always On Campaign)

Bagaimana SEM dapat membantu SEO ?

Berikut adalah ide sederhana bagaimana Adwords sebenarnya sangat efektif membantu usaha SEO anda

Uji Coba Pengalaman Pengguna

Bayangkan jika anda melakukan optimasi SEO untuk kata kunci tertentu dan setelah situs anda masuk dalam halaman pertama, performa situs anda kurang baik sehingga pelanggan tidak mau bertransaksi dengan anda. Ini adalah kerugian besar, mengingat proses kampanye SEO memerlukan waktu yang lebih panjang. Disinilah SEM dapat membantu, karena dengan Adwords yang menghasilkan pengunjung dengan cepat anda dapat melakukan uji coba situs terhadap penawaran yang diberikan

Riset Kata Kunci
Ingin Google mencari kata kunci yang cocok untuk situs anda ? gunakan kampanye “Dynamic Search Ads” pada akun Adwords, ini akan membuat mesin pencari Google mencocokkan setiap permintaan yang dianggap relevan pada situs anda untuk direkomendasikan pada pengguna Google. Keren sekali !

Nah setelah membaca artikel ini, kira-kira apa yang anda suka ? apakah SEO atau SEM atau keduanya ? silahkan memberikan komentar pada kolom berikut! Semoga artikel ini memberikan inspirasi untuk anda memilih mana yang lebih baik untuk situs anda

Let’s make it works with SEO & SEM !